Bagaimana cara menyimpan file lebih dari 4GB dalam flashdisk, serta kenapa HDD external dari MAC tidak terbaca di Windows

Oktober 3, 2017 1 By Parmadi

Pernahkah kalian menemui masalah ketika ingin menyimpan file berukuran besar berukuran lebih dari 4 GB ke dalam flashdisk, tetapi tidak berhasil dan malah keluar persan error? padahal flashdisk yang digunakan berkapasitas besar, dengan Free Space yang masih lebih dari cukup untuk menyimpan file yang diinginkan. Masalah ini disebabkan oleh File System dan ada solusinya. Lalu, pernahkah kalian coba mencollokan hard disk external dari teman kalian yang menggunakan mac ke komputer kalian yang menggunakan windows, hanya untuk menyadari bahwa tidak muncul apa-apa? hanya suara device connected tetapi isi dari hard-disk external tersebut tidak muncul apa-apa?

Mengenal Filesystem pada Flashdisk

Filesystem adalah sebuah metoda dan struktur data yang digunakan sistem operasi dalam menyimpan informasi mengenai sebuah file dan folder dalam sebuah partisi atau memori. Dalam sebuah media penyimpanan, bisa terdapat lebih dari satu filesystem yang terbagi dalam beberapa partisi, namun praktek partisi ini lebih banyak dilakukan pada media penyimpanan berkapasitas besar seperti Hard Disk ataupun SSD. Untuk flashdisk yang berkapastias kecil, biasanya hanya terdapat satu partisi dengan satu filesystem yang digunakan.

Filesystem dapat dibuat dan di hapus, dengan proses initialisasi, sederhananya di-Format. Selain menghapus data, pada proses format, kita bisa memilih filesystem yang akan digunakan pada partisi yang akan di proses. Pemilihan filesystem ini menjadi penting karena tiap filesystem memiliki keunikan, fungsionalitas dan kelebihan serta kekurangan masing-masing.

Pada removeable drive, khususnya flasdrive atau flashdisk, terdapat beberapa filesystem yang umumnya digunakan.

  1. FAT 16 (atau biasa ditulis FAT saja): Merupakan filesystem yang diperkenalkan pada tahun 80an, dan didesain awalnya sebagai landasan filesystem untuk sistem operasi DOS. Karena usianya yang cukup tua, filesystem FAT 16 ini memiliki kompatibilitas terbaik dengan hampir semua sistem operasi dapat melakukan proses baca tulis dengan baik ke media penyimpanan dengan format ini. Akan tetapi, filesystem ini memiliki kekurangan hanya dapat menyimpan file dengan ukuran maksimal 2GB dan partisi dengan ukuran maksimal 4GB
  2. FAT 32: Merupakan filesystem yang banyak dijumpai pada media penyimpanan Flashdisk, merupakan filesystem yang populer di era 90an dan didesain sebagai landasan untuk sistem operasi Windows 95. Filesystem ini juga memiliki kompatiblitas yang baik, baik dengan sistem operasi lain dan juga dengan device-device seperti TV dengan USB port, kamera digital, voice recorder, dll. Sama seperti FAT 16, FAT32 hanya dapat melakukan penyimpanan file berukuran maksimal 4 GB, walaupun partisi yang dapat di tangani format ini naik menjadi maksimal 32GB untuk media penyimpanan external.
  3. NTFS: NTFS adalah sebuah singkatan dari¬†“New Technology File System” yang diperkenalkan Microsoft pada Windows NT pada awal 90an, dan saat ini merupakan filesystem yang banyak digunakan. Hampir seluruh komputer yang menggunakan windows 7 ke atas saat ini menggunakan filesystem NTFS. Walaupun banyak digunakan, kamu mungkin akan menemui beberapa masalah kompatiblitas, seperti tidak terbaca di portable device, digital camera ataupun TV kamu, serta jika digunakan ke komputer Mac, flashdisk kamu hanya dapat membaca file, tetapi tidak dapat menulis file baru ke dalamnya.
  4. HFS+: Adalah file system yang digunakan oleh Apple pada sistem operasi MacOS. Sepertinya ini filesystem yang paling eksklusif, karena hanya dapat digunakan pada komputer mac saja, walaupun terdapat beberapa software tambahan yang dapat digunakan untuk mengakses filesystem ini jika kamu menggunakan windows.
  5. exFat: exFAT, memiliki kepanjangan “Extended File Allocation Table” adalah filesystem yang dikembangkan oleh Microsoft dengan mempertimbangkan penggunaan utamanya pada media penyimpanan portable seperti Flashdisk dan Memory Card. exFAT diciptakan sebagai penengah antara filesystem NTFS yang terlalu rumit dan banyak tidak kompatibel jika digunakan di media penyimpanan portable, dengan FAT32 yang memiliki batas ukuran file yang tentu jika digunakan pada jaman sekarang terasa kecil sekali. Filesystem ini memiliki banyak keunggulan, diantaranya kompatiblitas baca tulis pada berbagai sistem operasi mulai dari windows (windows XP ke atas), android, linux (perlu paket tambahan exfat-fuse dan exfat utils, untuk install pada terminal jika menggunakan ubuntu gunakan “sudo apt-get install exfat-fuse exfat-utils“. untuk distro lain cari paket exfat), hingga MacOS (OS X Snow Leopard 10.6.5 ke atas), serta yang terpenting adalah batas ukuran file yang luar biasa besar (16EiB, atau sekitar 18.446.744 terabyte, hahahaha)

Kesimpulan

Untuk kompatiblitas terbaik, lakukan format flashdisk yang digunakan ke format exFAT. Pertama lakukan backup data yang sudah ada di flashdisk ke tempat lain, lalu lakukan format dengan format exFAT. Juga merupakan ide bagus apabila baru membeli flashdisk atau hard disk external untuk pertama melakukan format ulang dengan format exFAT, barangkali suatu saat mau digunakan di komputer windows, linux, ataupun MacOS.