Membuat foto panorama dengan Photo Stitching

Seringkali masalah yang sering dihadapi oleh seorang fotografer adalah spesifikasi lensa atau kamera yang menghasilkan gambar yang kurang “lebar”. Masalah ini timbul biasanya ketika pemotretan landscape, arsitektur, ataupun sekedar foto group dengan jumlah orang yang banyak tapi tempat yang sempit.

res2

Secara fotografi, semakin kecil angka focal lenght lensa, maka semakin lebar (luas) sudut pandangnya. Apalagi jika menggunakan kamera-kamera bersensor full frame, semakin luas gambar yang bisa diambil. Tapi, kalo kepepet butuh foto lebar dengan peralatan yang tersedia hanya mengakomodasi sebagian dari gambar yang ingin kita ambil, atau jika suatu ketika butuh foto super lebar hingga 180 derajat? atau bahkan 360 derajat? photo stitching solusinya!

 

Apa itu Photo Stitching?

Secara sederhana, Photo Stitching atau dikenal juga dengan Image Stitching adalah sebuah tehnik fotografi yang bertujuan untuk membuat gambar ukuran sangat besar dengan memanfaatkan gambar-gambar kecil yang memiliki area yang saling bertumpukan

res1

Bagaimana cara mengambil foto untuk di stitch?

Proses pengambilan foto untuk di sambung ini sangat mudah, misalnya untuk mengambil gambar sebuah lapangan sepak bola dari tengah lapangan sepanjang 360 derajat (dalam satu foto 2 gawang dan seluruh kursi penonton tampak) adalah dengan meletakkan tripod di tengah lapangan (tanpa tripod bisa, tapi lebih enak pake tripod), lalu mengambil foto berkali-kali secara memutar dengan tiap putaran menyisakan sedikit bagian di pinggir foto sebagai tumpukan foto sebelumnya. Untuk mendapatkan hasil stiching yang lebih baik, saya biasa meletakkan kamera dalam format berdiri (potrait) lalu mengambil banyak gambar secara memutar. Format potrait ini dimaksudkan untuk menghasilkan resolusi stitching yang lebih tinggi dan lebih banyak menyisakan space untuk area atas dan bawah foto yang seringkali harus di crop ketika proses stiching.

Sumber

Bagaimana cara mengolah foto untuk di stich?

Pengolahan foto untuk di sambung ini menggunakan software yang banyak terdapat di pasaran.

Secara pribadi, saya menggunakan 2 software untuk melakukan tugas ini

  • Autopano Giga
  • Adobe Photoshop

Prinsip kerja kedua program tersebut sama, yang membedakan hanya tingkat kemudahan dan kontrol yang disediakan

  • Adobe Photoshop: Sangat sederhana dengan hampir tidak ada setting yang bisa dirubah kecuali metoda stiching di awal proses. biasanya dengan “Auto” sudah cukup memuaskan
  • Autopano Giga: Didesain memang khusus untuk melakukan tugas stiching, banyak sekali settingan yang bisa dirubah sebelum proses stiching bisa dimulai seperti: Projection Methode, Yaw Pitch Roll, Center Point, Horizon, Vertical Line, dan sebagainya

Biasanya saya gunakan kedua software tersebut lalu mengambil hasil stiching yang menurut saya paling nyaman dilihat :)

 

Masalah yang sering dihadapi ketika stiching

Seperti tehnik tehnik fotografi yang lain, tehnik ini pula memiliki beberapa kendala yang mungkin muncul ketika prosesnya

1. Paralax: Muncul akibat pergeseran posisi kamera ketika pengambilan gambar sumber. Pastikan kamera anda berada pada satu titik diam (Jika mengambil gambar untuk stiching berputar) atau pada satu trek lurus (untuk mengambil gambar stitching panjang)

2. Object Movement: Muncul akibat pergerakan objek yang difoto. Seringkali dalam proses pengambilan foto untuk stiching terdapat satu objek bergerak yang muncul dalam beberapa frame (biasanya orang, kendaraan, atau objek gerak lain)

Biasanya, dengan sumber foto yang sudah baik disertai teknologi software stiching yang sudah semakin canggih, kedua masalah ini dapat diselesaikan

 

0 thoughts on “Membuat foto panorama dengan Photo Stitching

  1. bikin photo stitch seperti ini ada software free nya ga bro?

    kayanya 2 software yang bro sarankan ga ada yang freeware ya

    thanks :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *