Menambah peralatan berupa drone tentu membuat kami di keponih.com sangat excited, “wah mainan baru nih, bisa ambil foto dan video tampak atas, keren banget kalo lagi bikin liputan outdoor jadi di video youtube nanti bisa agak beda”, pikir kami. Ya, beberapa waktu yang lalu tiba-tiba kami mendapat suprise hadiah berupa drone, dengan merek SJRC Z5, quadcopter kecil dan ringkas yang sangat enak dibawa-bawa karena dengan ukurannya yang sangat kecil, hanya sedikit lebih besar dari kamera mirrorless yang sering kami gunakan dalam peliputan sehingga drone ini dapat masuk ke tas liputan kami tanpa harus membawa tas sendiri dalam ukuran besar khusus untuk membawa drone.

Tentu tidak lama setelah unboxing drone tersebut, lalu melakukan pengecasan, kami segera membawa mainan baru berkamera kami terssebut ke lapangan luas dekat kantor. Nyobain sambil belajar ceritanya.

Di lapangan pun kami coba berbagai fitur yang disediakan quadcopter tersebut, mulai dari fitur RTH (Return to Home), hingga fitur perekaman foto dan video. Drone tersebut kami lengkapi dengan memory card MicroSD berkapasitas 16Gb dari Trancend yang kami rasa lebih dari cukup untuk menyimpan foto dan video yang di ambil selama penerbangan, serta kami pasangkan drone tersebut dengan smartphone Samsung Galaxy S6 yang kebetulan ada di kantor kami sebagai pengontrol serta penyimpanan tambahan.

Kembalinya kami dari penerbangan perdana Quadcopter SJRC Z5, kami langsung melakukan backup file ke komputer, dengan file dari smartphone Samsung menghasilkan file dengan format MP4, tetapi file dari drone ternyata berformat AVI.

Barulah kami tersadar, format file dari drone ini ada potensi menyebabkan masalah, dan betul saja, ada 2 masalah utama yang kami temukan dari file yang langsung direkam oleh drone ini.

  1. Durasi video tidak muncul pada video player, Media Player Classic tidak support scrubbing, serta tidak bisa di buka pada player bawaan windows

Kami mencoba membuka file ini pada aplikasi bawaan windows 10 yaitu “Movie & TV” dan menemukan bahwa file dari drone ini tidak bisa dibuka, dengan pesan kesalahan file unsupported.

Media Player Classic (MPC) bisa membuka file ini, tapi MPC tidak menampilkan durasi serta kami tidak bisa menggunakan slider untuk memajukan atau memundurkan waktu playbacknya

2. Masalah utama yang kami hadapi ternyata bukan hanya playback, tetapi untuk proses editing dengan aplikasi Adobe Premiere Pro yang biasa kami gunakan

Adobe Premiere Pro gagal import file dari drone

 

Oke, langkah selanjutnya apa?

Untuk langkah berikutnya kamipun sempat mencoba melakukan transcoding, yaitu menggunakan aplikasi video converter untuk merubah file AVI tadi menjadi file MP4. Tentu hal ini berhasil kami lakukan dengan lancar, hanya saja waktu yang dibutuhkan untuk melakukan transcoding sangat lama dan sangat memberatkan komputer yang kami gunakan.

Remux?

Menggunakan mediainfo kamipun melakukan analisa sederhana terhadap file dari quadcopter SJRC Z5 ini dan menyadari bahwa file video ini sejatinya di-encode dengan format H.264 AVC yang merupakan salah satu format yang dapat diterima secara native oleh hampir seluruh aplikasi video player dan video editing yang ada, hanya saja ekstensiya AVI dan tampaknya tidak memiliki struktur enkapsulasi dan metadata MP4.

Lalu kamipun iseng mencoba, bagaimana kalo dilakukan remux ke format MP4. Perlu diketahui bahwa MP4 itu adalah format container, bukan format codec, yang artinya .mp4 itu dapat diisi dengan stream video dengan berbagai format lain dimana format encoding video yang paling sering digunakan dalam container mp4 adalah H.264. Format MP4 ini selain dapat menampung video, dapat juga menampung hal-hal lain seperti audio, metadata, text, dan sebagainya. Remux adalah proses melakukan enkapsulasi ulang terhadap suatu file video dan menyimpannya dengan struktur tertentu sehingga filenya menjadi mp4.

Oke, kami coba menggunakan ffmpeg yang open source, legal dan gratis untuk digunakan. Mengenai tata caranya bisa dilihat pada video di bawah:

 

Dan bagi teman-teman semua yang memerlukan isi dari file batnya bisa di copy paste dari sini:

Code

@echo off

echo Remux file AVI Drone menjadi MP4 echo by Parmadi (youtube.com/c/keponihmedia)

echo pastikan anda sudah mendownload ffmpeg dan melakukan instruksi sesuai di video

echo lalu letakkan file bat ini ke folder yang berisi AVI yang ingin di remux

echo Silahkan tekan tombol apa saja untuk meneruskan

pause >nul

for %%f in (*.avi) do “C:\ffmpeg\bin\ffmpeg.exe” -i “%%~nf.AVI” -vcodec copy -acodec copy “%%~nf.mp4”

echo proses selesai, tekan tombol apa saja untuk keluar

pause >nul

exit

 

Problem solved, dan proses Remux ini membutuhkan waktu super duper singkat jika dibandingkan dengan proses transcode. Bayangkan saya, pada percobaan pertama kami, untuk transcode 5 file video dari drone membutuhkan waktu lebih dari 1 jam, sedangkan ketika dilakukan remux, hanya dibutuhkan waktu kurang dari 10 detik, seperti yang di contohkan di video di atas!

Selain file video dari drone, bisa jadi teman-teman memiliki perangkat rekaman video yang mengeluarkan video dengan format tidak standart seperti kasus yang kami dapat ini, bisa mencoba trik di atas.

Terimakasih sudah mengunjungi keponih.com, semoga tulisan kami bermanfaat bagi teman-teman semua.

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

  Subscribe  
Notify of