Keponih.com – Masalah kulit berjerawat tentu jadi momok bagi semua orang apalagi bagi perempuan, timbulnya jerawat seringkali identik dengan rasa percaya diri yang menurun serasa ada tirai yang menghalangi tampil cantik dan percaya diri. Nah Keponih.com mendapat kesempatan untuk bertanya jawab seputar jerawat bersama dokter spesialis kulit di RSU Hermina Arcamanik : dr. Rd Hani Indrayati, SpKK

Q : Apakah penyebab dari jerawat?

A : Jerawat disebabkan oleh beberapa faktor yang saling berhubungan. Faktor genetik dan hormon memegang peranan penting dalam timbulnya jerawat. Kedua faktor tersebutlah yang berperan dalam proses terjadinya jerawat yaitu :
• Penebalan kulit yang dapat menyebabkan tersumbatnya pori-pori dan saluran kelenjar minyak
• Produksi kelenjar minyak berlebihan yang disebabkan oleh fluktuasi hormon, sehingga menyebabkan saluran kelenjar minyak dan pori-pori semakin tersumbat
• Adanya bakteri di dalam pori-pori yang tersumbat akan semakin bertambah banyak jumlahnya, sehingga merangsang peradangan di dalam kulit.

Q : Apakah ada hubungannya makanan dengan timbulnya jerawat?

A : Hingga saat ini belum ada penelitian dalam skala besar yang dapat membuktikan bahwa konsumsi makanan tertentu dapat menyebabkan timbulnya jerawat. Namun, ada beberapa penelitian skala kecil yang menyimpulkan bahwa makanan dengan indeks glikemik yang tinggi seperti roti, nasi, tepung-tepungan) dapat menyebabkan peningkatan derajat keparahan jerawat. Tetapi hal ini perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, karena sebenarnya faktor utama penyebab jerawat adalah genetik, hormon, dan faktor lainnya yang tidak berhubungan dengan makanan.

Baca juga : Review Nenasz Cookies, Kue Kering Enak dan Sehat 

Q : Bolehkah kita menggunakan make-up saat sedang berjerawat?

A : Menggunakan make-up saat sedang berjerawat tidak dilarang, tetapi beberapa sumber mengatakan bahwa make-up yang digunakan pada kulit dapat menambah sumbatan pada pori-pori, sehingga jerawat akan semakin bertambah. Namun hal tersebut dapat dihindari dengan rajin mencuci wajah dengan pembersih khusus wajah sesuai anjuran dokter, dan sebaiknya menggunakan produk yang bersifat non-komedogenik. Oleh sebab itu, pada kulit yang berjerawat masih boleh menggunakan make-up.

Q :  Bila wajah kita berjerawat, apakah itu berarti kurang membersihkan wajah dengan sabun pencuci wajah?

A : Banyak orang yang percaya bahwa jerawat disebabkan karena kurangnya membersihkan wajah sehingga wajah menjadi kotor, tetapi bila terlalu sering membersihkan wajah (> 3X) dapat menyebabkan iritasi pada wajah, yang akan semakin memperburuk keadaan jerawatnya. Namun, sebenarnya membersihkan wajah berfungsi untuk menghilangkan sel-sel kulit mati dan minyak yang berlebihan, sehingga mengurangi sumbatan pada pori-pori, tetapi sebaiknya frekuensi melakukannya disesuaikan dengan saran dokter. Rata-rata membersihkan wajah yang aman dapat dilakukan 2-3X dalam sehari dengan menggunakan sabun pencuci khusus wajah.

Q : Mengapa jerawat sering mulai timbul pada saat memasuki usia puber?

A : Salah satu penyebab utama jerawat adalah hormon androgen. Hormon ini akan meningkat produksinya pada saat memasuki usia pubertas. Salah satu efek dari hormon ini adalah meningkatkan produksi kelenjar minyak, sehingga minyak yang berlebih ini dapat memperburuk keadaan tersumbatnya pori-pori. Selain itu, hormon ini dapat meningkatkan perlekatan antara sel-sel kulit, sehingga dengan mudah dapat memperberat kondisi tersumbatnya pori-pori.

Q : Apakah dengan menggunakan obat-obat jerawat yang dijual bebas di pasaran dapat menyembuhkan jerawat?

A : Obat-obat jerawat OTC (Over the counter) umumnya memiliki kandungan antijerawat yang cukup baik untuk pengobatan jerawat, tetapi yang perlu diperhatikan adalah produk-produk yang akan digunakan harus sudah memiliki izin dari badan POM, sehingga dapat terjamin keamanannya. Selain itu, bila setelah menggunakan produk OTC dalam waktu 2 atau 3 bulan belum dirasakan adanya perbaikan, sebaiknya segera berobat ke dokter Spesialis Kulit.

Q : Apakah sebenarnya jerawat itu benar-benar dapat disembuhkan?

A : Jerawat sangat dipengaruhi oleh hormon dan genetik, sehingga untuk dapat benar-benar sembuh dari jerawat, faktor ini harus dihilangkan, tetapi hal tersebut tidak memungkinkan. Pada saat hormon androgen sudah menurun produksinya, seiring dengan usia dan menopause, maka jerawat akan menyembuh dengan sendirinya. Pengobatan dan perawatan yang diberikan oleh dokter bersifat mengurangi tingkat keparahan dan timbulnya jerawat, sehingga umumnya obat-obat jerawat digunakan dalam jangka waktu yang sangat lama.

Q : Benarkah bila kita mengobati jerawat ke dokter spesialis kulit dapat menyebabkan ketergantungan ?

A : Pengobatan jerawat membutuhkan kesabaran dan setiap orang akan memiliki respons pengobatan yang berbeda-beda. Rata-rata akan hasil pengobatan akan terlihat setelah minimal 2 bulan perawatan, sehingga umumnya dokter akan selalu memberikan obat dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, salah satu faktor utama timbulnya jerawat adalah hormon, sehingga jerawat akan terus dapat timbul selama faktor hormon masih ada. Hal tersebut menyebabkan pentingnya penggunaan obat-obat jerawat secara teratur, sesuai anjuran dokter, karena dapat mengurangi tingkat keparahan jerawat, mengontrol, dan mencegah timbulnya jerawat. Apabila obat-obat yang diberikan diberhentikan dengan sendirinya, maka jerawat akan dengan cepat timbul kembali, sebab faktor hormonal masih berperan.

Q : Apakah bekas jerawat dapat dihilangkan?

A : Bekas jerawat umumnya terdiri dari beberapa macam, yaitu berupa bercak kehitaman, bercak kemerahan, dan juga kulit yang tampak lebih menekuk ke dalam. Mengobati bekas jerawat akan lebih sulit dibandingkan dengan mengobati jerawat. Pengobatan bekas jerawat umumnya membutuhkan waktu yang lama dan ketekunan. Pengobatan yang diberikan umumnya berupa krim-krim wajah, dan dikombinasikan dengan beberapa tindakan seperti mikrodermabrasi, laser, ataupun peeling kimiawi. Namun pengobatan ini akan sangat bervariasi hasilnya pada setiap orang dan dibutuhkan kepatuhan yang baik dalam proses pengobatannya. Penting untuk diingat pula, sebaiknya pengobatan difokuskan dahulu pada jerawatnya, dan apabila jerawat sudah terkontrol, kemudian dapat difokuskan pada bekas jerawat yang timbul, sehingga pengobatan akan lebih optimal.

Punya pertanyaan lain seputar jerawat atau kulit ? Kalian boleh drop di kolom komentar ya, nanti tim Kepo bakal terusin ke spesialis kulit di RSU Hermina Arcamanik. Mantep kan, jangan lupa jaga kesehatan kulit dengan banyak konsumsi air putih dan tidur yang cukup ya. Resep umum tapi cukup pengaruh loh kesehatan kulit.

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

  Subscribe  
Notify of