Keponih.com – Jadi perempuan itu memang tentang memahami waktu, ada waktu di mana bisa berkarir setinggi mungkin, bepergian sejauh mungkin. Singkatnya, bebas melakukan apapun yang diinginkan, tapi perempuan memang harus damai dan berteman dengan masa, dengan perjalanan waktu yang kadang menjadi terasa seperti kekang.

Pendidikan Perempuan

Saya setuju jika dikatakan perempuan harus sekolah tinggi, karena ia adalah sekolah pertama bagi anak – anaknya. Tak peduli setinggi apa sekolahnya atau belajar dimana, bagi saya perempuan harus menjadi seorang pembelajar. Demi menjaga kewarasan juga menjaga desir – desir semangat berkarya tetap  mendapat tempat, karena jika tidak ia akan menggumpal dan menggunung di sana, di dalam diri perempuannya dan tak ubah seperti bom waktu yang menunggu waktu meledak.

Pendidikan tak melulu duduk di sekolah atau instansi resmi, hari ini kita perempuan punya banyak cara untuk tetap memiliki keterampilan dan mendapat pendidikan. Saya yang kurang beruntung mengenyam pendidikan formal, pada akhirnya memilih untuk mendapatkan dan mempelajari keterampilan-keterampilan, agar tak kalah produktif dan jadi pembelajar sejati.

Nah dari sekian banyak keahlian, beberapa keterampilan ini yang menjadi fokus saya. Utamanya karena saya masih bisa berkarya dari rumah sembari menjadi ibu dan istri.

  1. Menjahit
    Saya memang belum mempelajarinya secara intens, tapi saya sudah memutuskan untuk mengambil kursus jahit dalam waktu dekat. Jadi penjahit bisa jadi adalah cita – cita saya, sederhana tapi selalu berhasil memotivasi saya sejak dulu. Saya membayangkan, suatu hari duduk di depan mesin jahit demi membuatkan pakaian untuk papi, iioo dan iiaa.
  2. Kursus Bahasa Asing
    Saya selalu meyakini bahwa bahasa adalah langkah, saat kita mampu menguasai bahasa asing sama saja kita tengah sudah mengambil langkah lebih untuk maju. Soal kursus ini saya udah pernah coba beberapa bulan baik di lembaga kursus ataupun yang privat. Sayang waktu itu keburu hamil dan merasa bego wkwkwk, jadi mau lanjut nanti lagi sepertinya. Tapi suer saya bakal kursus bahasa asing, ngelancarin bahasa inggris atau mungkin suatu hari belajar bahasa baru.
  3. Craft
    Bisa membuat kerajinan adalah satu dari keterampilan yang bisa mendukung wanita berkarya. Banyak banget ya sekarang kursus craft atau bahkan komunitas atau artikel dan video yang membagikan edukasi di bidang craft. Craft ini pun bisa apa saja, sesuai kemauan tentunya.
  4. Fotografi dan Videografi
    Kendati tidak seaktif dulu tapi saya masih merasa bahwa kemampuan fotografi ini banyak menolong saya untuk tetap produktif di masa sulit produktif. Diam – diam menyelinap ke studio dan mengerjakan photoshot itu ada kepuasan tersendiri bagi saya. Skill fotografi dan videografi juga bakal kepake dan manfaat banget buat keluarga, ya siapa yang ga mau punya foto – foto yang artistik kan ya.
  5. Makeup
    Ini semacam keterampilan alami perempuan ya, mostly. Saya pribadi sih sudah ga terlalu makeup banget orangnya, tapi punya keahlian makeup itu nyatanya banyak manfaatnya, jangan liat dari sisi profesi karena ga semua orang suka makeup lalu voila jadi mua. Bagi saya, skill makeup ini jadi penting dan berguna banget minimal untuk diri kita sendiri dan digunakan untuk diri kita baik untuk sehari – hari maupun kalau ada acara.
  6. Menulis
    Satu dari keterampilan yang banyak menolong saya adalah menulis. Belajar dimana. belum secara formal dan resmi karena ini hobi dan passion. Menulis ini bagi saya ampuh sebagai terapi untuk perempuan, saya merasa lelah dan tidak bisa tidur saya akan menulis. Apa saja, mengasah keterampilan menulis dan menjadikannya manfaat.

Hmm apa lagi ya, banyak sih. Seperti memasak, dekorasi, menari dan segudang keterampilan lainnya yang kalau ditekuni bisa jadi sebuah karir yang baik untuk perempuan. Bagi saya, menjadi perempuan adalah tentang menjadi pembelajar seumur hidup, apalagi jika telah menjadi ibu. Setiap langkahnya adalah proses belajar, yang dalam langkahnya bisa jadi keterampilan – keterampilan ini bisa menolong dan menjadi batu lompatan.

Jadi kalian gimana nih, suka keterampilan apa ?

Blog post ini dibuat untuk Collab Pasukan Blogger dengan tema ” Pendidikan Perempuan ” tulisan lainnya mengenai hal serupa bisa di blog teman saya Bety Kristianto, seorang blogger dari Yogya yang aktif menulis blog juga dan merupakan penulis beberapa buku parenting.

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

  Subscribe  
Notify of