Workshop Vlogging Dengan Smartphone

April 4, 2018 0 By Yasinta

Keponih.com – Hidup di zaman now memang susah – susah gampang, tergantun dari perspektif mana kita melihat. Tapi yang jelas kemajuan di bidang teknologi ga bisa dihindari, yang membuat mau tidak mau kita harus mengikutinya. Salah satu perkembangan pesat di dunia adalah konten digital yang semakin mudah dinikmati, eits tapi sampai kapan mau jadi penikmat doang ? Dengan berbekal handphone saja kita sudah bisa berkarya dan menyuguhkan karya kok, itulah yang mengawali kami pada akhirnya menggelar workshop vlogging dengan smartphone.

Workshop Vlogging Dengan Smartphone

workshop vlogging, vlogging smarphone, vlogging, belajar vlog
Workshop Vlogging Keponih x Joeragan Artikel

Bersama dengan Joeragan Artikel dan teman – teman yang sudah saya kenal sebelumnya, merencanakan kurang dari sebulan dan hanya 2 minggu promosi dengan target 20 peserta saja. Sengaja kami membatasi jumlahnya agar fokus dan maksimal, artinya setiap peserta bisa praktek langsung dan menanyakan langsung. Acara workshop vlogging ini digelar di sebuah Cafe di Jalan Anggrek no. 29 Bandung bernama Lazy Lolla, cafe ini jadi tempat yang asik dan mendukung juga untuk workshop kami pun untuk praktek secara langsung.

Workshop vlogging dengan smartphone ini alhamdulilah sukses dengan peserta 23 orang, sungguh saya tidak menyangka target 20 orang akan tercapai mengingat waktu yang sempit untuk berpromosi ( thanks to teh Winny Lukman dan Emak Pintar Bandung juga Ummi Alleeya ). Menyampaikan materi dan pengalaman seputar vlogging, dimulai dari sharing pengalaman saya dan papi yang dengan background content creator akhirnya memutuskan tampil juga di channel Keponih, saya secara pribadi acung jempol pada papi yang belum setahun-an mampu merangkul hingga 4,3 subscriber ( Maret 2018 ) itu sebuah pencapaian bagi kami mengingat belum terlalu fokus membuat konten Youtube.

workshop vlogging, vlogging smarphone, vlogging, belajar vlog , parmadi budiprasetyo, keponih, yasinta astuti
Kenalan sama vlogging bareng Papi Parmadi Budiprasetyo
workshop vlogging, vlogging smarphone, vlogging, belajar vlog , parmadi budiprasetyo, keponih, yasinta astuti
Saya dan perut yang lagi lucu – lucu nya ehehe. Sharing pengalaman mengenai aktivitas vlogging
workshop vlogging, vlogging smarphone, vlogging, belajar vlog , parmadi budiprasetyo, keponih, yasinta astuti
Dari segi teknis, Papi jago nya dong

Jika dulu membuat video seringkali mentok pada soal alat, lain lagi hal nya saat ini. Berbekal kamera handphone pun kita bisa membuat konten video yang hasilnya tak kalah ciamik, kuncinya latihan terus dan menemukan gaya sendiri. Bagi pebisnis sendiri, bisa membuat konten video memberikan nilai tersendiri, karena selain foto yang bagus membuat video untuk produk / jasa yang dimiliki jadi lebih menarik untuk dilihat.

Baca juga : Launching Brother Smart Printer ” Colouring Indonesia ”¬†

Dalam workshop vlogging kemarin, peserta dipersilakan untuk membuat video apa saja dengan durasi 1 menit dan editing menggunakan apps Kinemaster. apps editing video yang satu ini sudah sangat membantu dan user friendly bagi pemula. Selain itu ketersediaan lagu dengan copyright free menjadi nilai plus juga. Jika ingin menghilangkan watermark, tinggal beli saja paket premium dari apps Kinemaster ini, dan voila ! Konten video yang kita buat takkan kalah dengan vlogger lainnya.

workshop vlogging, vlogging smarphone, vlogging, belajar vlog , parmadi budiprasetyo, keponih, yasinta astuti
Workshop vlogging

Papi menjelaskan dari sisi teknis untuk pembuatan video pada workshop vlogging, diantaranya ada hal – hal yang perlu diperhatikan :

  • Format Video, biasanya membuat video dengan format berdiri atau portrait ? Jangan dong, gunakan format landscape untuk membuat video. Dengan format landscape video kita jadi punya perspektif lebih natural, jangan samakan pembuatan video untuk keperluan live dengan video yang dibuat untuk diupload di youtube. Dan lagi, jika kita mengupload video dengan format berdiri, akan menyisakan kotak hitam di kiri kanannya sehingga daya lihatnya nanti jadi lebih sempit.
  • Lighting Video, video dengan cahaya yang baik pasti akan membuat penontonnya betah kan. Kita bisa menggunakan cahaya matahari atau cahaya tambahan jika perlu, sesuai kebutuhan dan konsep videonya tentunya.
  • Perhatikan Audio, ini tak kalah pentingnya untuk membuat video. Nah pastikan saat membuat video, suara kita terdengar dengan jelas. Bisa dengan metode dubbing atau memang gaya bebas langsung nge-vlog bersama dibuatnya video.
    Audio lainnya yang tak kalah penting adalah backsound, perhatikan juga jika akan menambahkan backsound pada video. Baik secara volume maupun mengenai copyright, video dengan backsound copyright ini membuat video tersebut tidak bisa dimonetize atau bahkan mungkin tidak bisa ditonton dibeberapa negara. Sayang banget kan.

Pada awalnya membuat video mungkin akan terasa agak sulit, namun saat kita sudah menemukan gaya yang tepat untuk membuat video hal ini bisa jadi sangat menyenangkan untuk dilakukan. Syukur – syukur ternyata bisa berpendapatan dari Youtube layaknya vlogger handal, namun jika belum sekalipun setidaknya kita bisa berbagi konten yang bermanfaat untuk khalayak luas melalui internet. Dan itu menyenangkan mengetahui apa yang kita tau nyatanya sangat membantu pencari informasi di luar sana.

Acara ditutup dengan  makan siang dan sessi foto bersama, dan tanya jawab sembil langsung praktek membuat video. Semua peserta juga membawa hasil karya sendiri membuat video yang langsung bisa diunggah ke media sosial, dan kami juga tergabung dalam grup facebook untuk membahas seputar vlog selepas workshop ini. Oya, di akhir acara kami semua mendapatkan juga hadiah dari Frey Yoghurt yang membagikan yoghurt home made dengan rasa yang segar, pun ada hadiah Рhadiah seperti buku dan handsock rajut dari teh Santi Rosmala. Ahh baiknya teteh Рteteh ini * love.

workshop vlogging, vlogging smarphone, vlogging, belajar vlog , parmadi budiprasetyo, keponih, yasinta astuti
My support system :*

Terus menambah ilmu untuk mengupgrade diri, memaksimalkan apa yang kita punya untuk hal – hal yang bermanfaat. Terima kasih untuk semua yang telah membantu terselenggaranya acara workshop vlogging ini, sampai ketemu di lain kesempatan dan hopefully yang saya dan papi bagi jadi manfaat bagi semuanya.