Keponih.com – Diabetes Gestasional adalah penyakit yang sering kali mengancam kesehatan janin lantaran penyakit ini hanya terjadi pada ibu hamil saja. Pemicu utama dari diabetes gestasional tak lain karena kadar glukosa yang tinggi di dalam tubuh. Untuk beberapa kasus tertentu, dokter menyarankan penderitanya agar melakukan diet dengan mengonsumsi beberapa makanan penurun gula darah, rutin berolahraga, hingga suntik insulin.

Gejala dan Penyebab Diabetes Gestasional

Ibu hamil yang mengidap diabetes gestasional umumnya merasakan beberapa gejala dasar seperti mulut terasa kering, penglihatan yang kian buram, tubuh mudah lelah, hingga terus-menerus buang air kecil. Tetapi gejala-gejala tersebut juga tidak dapat dipastikan kebenarannya, kecuali melakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter.

Hingga detik ini, belum ada satupun pakar kesehatan yang mengetahui secara pasti penyebab diabetes gestasional. Dugaan sementaranya hanya mengarah pada perubahan hormon seperti estrogen, HPL dan hormon yang kebal terhadap insulin diproduksi jauh lebih banyak dalam plasenta selama masa kehamilan


Jenis Makanan yang Wajib Dikonsumsi

Tidak dapat dipungkiri, hal mendasar yang paling sulit dilakukan oleh ibu hamil penderita diabetes gestasional adalah menjaga pola makan. Padahal makanan adalah hal krusial yang menjadi faktor penting terhadap kadar glukosa didalam tubuh. Biasanya dokter yang menangani kondisi seperti ini akan menyarankan sang pasien untuk melakukan diet sehat dengan mengonsumsi makanan tinggi serat yang termasuk penurun gula darah seperti yogurt, alpukat, oatmeal, telur, ikan dan beberapa makanan lainnya yang kaya akan sumber protein.

Baca Juga: Mau Punya Body Sempurna? Intip Tren Diet Terbaru!

Jenis Makanan yang Dilarang

Jika tadi kita sudah berbicara mengenai apa saja jenis makanan penurun gula darah yang wajib dikonsumsi, selanjutnya adalah beberapa makanan yang menjadi pantangan atau dilarang keras. Umumnya, makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil penderita diabetes gestasional sama saja dengan makanan lainnya yang dilarang penderita diabetes yakni makanan cepat saji, makanan yang terlalu manis, minuman bersoda, dan makanan yang terlalu berminyak.

Untuk itu ibu hamil selalu dianjurkan berkonsultasi pada dokter ahli mengenai apa saja makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi. Perhatikan pula kadar kalori yang terkandung dalam makanan, karena umumnya jumlah asupan kalori yang dibutuhkan setiap harinya berkisar 300 kalori.

Langkah Pengobatan Diabetes Gestasional

Selain melakukan diet rutin dengan mengonsumsi beberapa makanan penurun gula darah, ibu hamil yang menderita diabetes gestasional juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darah sebanyak 4 hingga 5 kali dalam sehari. Caranya sangat gampang, cukup gunakan jarum kecil dan tekan sedikit jarum kecil itu di jari hingga mengeluarkan darah. Setelah itu letakkan darah di alat cek gula darah. Pemeriksaan secara individu ini bisa dilakukan saat pagi dan malam hari selepas makan.

Tidak hanya itu saja, ibu hamil juga bisa melakukan olahraga setidaknya 30 menit selama tiga hari dalam seminggu. Karena, olahraga yang teratur bisa membantu menjaga kestabilan kadar gula darah yang dialirkan pula ke dalam sel menjadi tenaga agar badan tidak mudah lelah.

Terakhir, dokter juga akan memberikan pasiennya berupa obat-obatan apabila olahraga dan diet rutin dirasa tidak efektif untuk menurunkan kadar gula darah. Obat yang diberikan bisa saja berbentuk metmorfin ataupun suntik insulin tergantung dari seberapa tingginya kadar gula darah yang dimiliki.

Menjaga kesehatan terutama kadar gula darah ketika tengah hamil adalah suatu kewajiban yang harus dilakukan calon ibu. Karena kemungkinan bayi lahir cacat lantaran sang ibu mengidap diabetes gestasional ini sangat besar. Untuk itu selalu jaga pola makan dan lakukan apapun anjuran yang diberikan dokter, tidak hanya untuk kesehatanmu saja, melainkan pula si kecil. Informasi serupa mengenai makanan penurun gula darah lainnya bisa kamu dapatkan hanya di https://www.cekaja.com/info/hari-diabetes-ini-5-makanan-penurun-gula-darah/.

Stay healthy !

 

Tinggalkan Balasan