Api dan panas sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, dari sekedar digunakan untuk menghasilkan secangkir kopi yang nikmat, digunakan dalam proses merubah bahan makanan mentah menjadi sajian lezat untuk dinikmati, sebagai bagian dari budaya dan tradisi, hingga sebagai alat dalam menciptakan berbagai mahakarya di era modern saat ini.

0 %
Persentase terjadinya luka bakar di rumah
0 %
Penyebab luka bakar berupa air panas dan minyak panas

Pemanfaatan Api dan panas ini harus dilakukan dengan sangat berhati-hati, khususnya di rumah, karena memiliki resiko kecelakaan yang sangat tinggi. Bahkan, hampir 80% kecelakaan luka bakar terjadi di rumah dan 23% nya disebabkan oleh air panas dan minyak panas.

Penanganan terhadap luka bakar ini tidak boleh dilakukan sembarangan, karena jika salah malah dapat menjadi semakin parah atau bahkan dapat menimbulkan infeksi. Luka bakar ringan yang sebenarnya cukup mudah diatasi dan akan sembuh sendiri seperti luka bakar terkena minyak, tersentuh knalpot panas, atau terciprat air panas dalam jumlah kecil   yang menyebabkan Luka bakar dengan rasa sakit, kemerahan, pembengkakan ringan hingga kulit melepuh dengan lebar kurang dari 7cm masih dapat dirawat sendiri di rumah.


Mungkin kita sering mendengar penggunaan beberapa produk rumah tangga yang dapat digunakan untuk merawat luka bakar, seperti pasta gigi, mentega, kecap, es batu, dan berbagai bahan lain yang biasa ditemukan di dapur untuk dioleskan sebagai pertolongan pertama pada insiden luka bakar. Faktanya, bahan-bahan tadi tidak memiliki efek positif dalam penanganan luka bakar, bahkan malah dapat memperparah kondisi luka bakar yang diderita.

Prosedur penanganan luka bakar yang benar dan harus dilakukan adalah:

  • Segera lepas kontak dengan penyebab luka bakar.
  • Dinginkan dengan air mengalir dengan suhu normal setidaknya 20 menit. Jangan menggunakan air dingin atau air es karena dapat menyebabkan penyempitan pembulu darah dan perubahan suhu drastis yang malah dapat memperlambat proses penyembuhan
  • 3. Cuci dan keringkan area yang terkena luka bakar
  • 4. Oleskan salep luka bakar secara tipis dan merata pada area yang terkena luka bakar

Memilih salep luka bakar yang tepat adalah salah satu kunci keberhasilan penyembuhan luka bakar. Oleh karena itu, PT Combiphar menghadirkan Mebo yang merupakan Salep Luka Bakar dengan aroma minyak wijen, dengan bahan alami tanpa antibiotik kimia yang dapat menyembuhkan dan meminimalisir luka bakar ringan dan luka bakar berat

Mebo dapat membantu mempercepat penyembuhan luka, meredakan rasa nyeri, dan menyerap sisa panas pada area luka. Dengan menjaga area luka tetap lembab dapat membantu proses pemulihan jaringan yang lebih cepat.

Penyebab umumnya terjadi cidera luka bakar

Thermal

Disebabkan oleh kontak dengan  suhu tinggi seperti api, air panas, minyak panas, knalpot kendaraan bermotor, dan permukaan panas lainnya

Chemical

Disebabkan oleh kontak dengan  zat kimia yang biasanya berbentuk cairan atau gas yang memiliki sifat merusak kulit, asam kuat, atau korosif

Electrical

Disebabkan oleh kontak dengan  arus listrik bertegangan yang menyebabkan kerusakan jaringan kulit

Radiation

Disebabkan oleh kontak dengan  emisi radiasi yang dipancarkan oleh benda yang memiliki nilai thermal tinggi seperti paparan sinar matahari, sinar ultraviolet, sinar inframerah, dan elemen mengandung radiasi tinggi

Talkshow "Bebas Beraktifitas di Rumah dengan Meminimalkan Resiko Luka Bakar Ringan" bersama Mebo & Mederma

Pada 15 Desember 2019, berlangsung event Talkshow dengan tema “Regret Comes Later” yang membahas seputar luka bakar dan bagaimana cara meminimalisir resiko luka bakar ringan, khususnya yang terjadi di rumah.

Pada event yang berlangsung di Hotel Harris Festival Citylink Bandung ini, menghadirkan pakar kesehatan yaitu seorang dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik yang menjelaskan mengenai jenis-jenis luka bakar, serta cara penanganannya

dr. Betha Egih Riestiano, Sp.Bp-RE

Insiden luka bakar yang sering terjadi di rumah umumnya disebabkan secara thermal, yaitu disebabkan dengan kontak dengan suhu tinggi seperti air panas dan minyak panas saat beraktifitas di dapur. Jenis luka bakar ini dapat terjadi dengan tingkat luka yang beragam mulai dari hanya terasa sakit dan memerah, hingga dapat menjadi melepus, hangus, dan terjadi pendarahan. 

Untuk luka bakar ringan masih dapat ditangani sendiri di rumah dengan mengikuti prosedur penanganan luka bakar seperti yang sudah di sebutkan di awal artikel ini, sedangkan untuk luka bakar yang lebih parah diharuskan pemeriksaan oleh dokter atau tenaga medis yang memadai untuk mencegah terjadinya kerusakan permanen pada kulit dan jaringan sel di sekitarnya.

Jika diperlukan, dalam proses mendatangi fasilitas medis, luka bakar dapat dibungkus dengan menggunakan plastic wrap / cling wrap untuk menjaga luka tetap bersih, terhidrasi, dan menghindari kontaminasi zat-zat dari luar
dr. Betha Egih Riestiano, Sp.Bp-RE
Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik

Di event ini juga hadir Hermawan Helmi sebagai Brand Manager Mebo & Mederma dari PT Combiphar yang menjelaskan produk Mebo sebagai salep yang digunakan sebagai penanganan luka bakar

Hermawan Helmi, Brand Manager Mebo & Mederma PT Combiphar

Mebo merupakan salep untuk luka bakar dengan beragam keunggulan, utamanya:

Tidak Mengandung Antibiotik Kimia

Memiliki aroma minyak wijen, Mebo mengandung bahan alami tanpa antibiotik kimia yang dapat menyembuhkan dan meminimalisir luka bakar

Pemulihan Jaringan Lebih Cepat

Mebo ointment dapat mempercepat penyembuhan luka, meredakan rasa nyeri, dan menyerap sisa panas pada area luka. Mebo ointment membuat area luka menjadi moist/ lembab yang dibutuhkan dalam penyembuhan luka sehingga pemulihan jaringan menjadi lebih cepat dan lebih baik serta meminimalkan potensi terjadinya bekas luka.

Mebo mengandung 3 bahan herbal yaitu Phellodendri chinensis Coptidis rhizome, Scutellariae radix, Minyak Wijen dan Beeswax

      • Minyak Wijen memberikan efek lembab pada area luka sehingga mempercepat proses penyembuhan luka. Selain itu, minyak wijen juga efektif menyerap sisa panas pada area luka bakar sehingga dapat mengurangi tingkat keparahan luka bakar
      • Dalam minyak wijen terdapat kandungan β-sitosterol yang mampu membantu mengurangi peradangan pada luka bakar. Hal ini juga membantu mengurangi pembengkakan, kemerahan , serta meredakan rasa nyeri
      • Mengandung Lipid dan vitamin E & K sebagai sumber nutrisi yang dibutuhkan sel-sel kulit dalam proses regenerasi dan membantu mengurangi potensi timbulnya bekas luka.

 

Pudarkan bekas luka

Setelah luka tertutup, seringkali akan meninggalkan scar atau bekas luka. Untuk membantu menyamarkan luka ini, PT Combiphar memiliki produk yang disebut Mederma

Mederma digunakan pada luka yang sudah tertutup dan berfungsi membantu memudarkan bekas luka. Jika digunakan segera setelah luka tertutup, hasil dari penggunaan Mederma sudah terlihat dalam waktu 8 minggu. Untuk luka lama juga dapat menggunakan gel Mederma ini dengan ekspektasi waktu yang lebih lama. 

Penggunaan Mederma ini sangat mudah, cukup dengan mengoleskannya 3-4x sehari dengan pengaplikasian berupa dipijat lembut pada bekas luka. 

Mederma mampu bekerja hingga ke lapisan dalam kulit, tidak hanya di permukaan sehingga dapat membantu memperbaiki dan menyamarkan bekas luka. Gel Mederma ini juga aman digunakan karena memiliki bahan aktif  cepalin, allantoin dan aloe vera.

      • Cepalin adalah bahan anti-peradangan yang telah terbukti dapat membantu menyamarkan struktur bekas luka secara nyata.

      • Allantoin mendorong proses penyembuhan, mengurangi gatal-gatal dan meratakan permukaan kulit.

      • Aloe vera berfungsi melembapkan, memperbaiki dan meningkatkan vitalitas kulit.

 

Untuk informasi lebih lanjut dapat didapat dari:

Mebo

Mederma

 

 

#MeboMedermaWomensCommunityBandung #MeboCombiphar #MedermaCombiphar #Combiphar #Bandung

Tinggalkan Balasan