Keponih.com – Memakai toga dan resmi menjadi wisuda menjadi salah satu moment yang tak terlupakan seumur hidup. Menempuh pendidikan dengan penuh perjuangan selama bertahun – tahun. Sekolah Tinggi Teknologi Bandung ( STTB ) kemarin Sabtu, 8 Desember 2018 menggelar wisuda sarjana ( S1 ) yang ke -13 di Harris Hotel & Conventions Festival Citilink Bandung.

WISUDA XII Sekolah Tinggi Teknologi Bandung ( STTB )

Acara ini diikuti oleh 183 wisudawan dari 2 program yaitu Teknik Industri dan Teknik Informatika.

Berdiri sejak tahun 1991, STTB ini telah melahirkan 1355 orang sarja yang siap meniti karir sebagai tenaga ahli yang siap menghadapi tantangan ekonomi global. Berlokasikan di Bandung, STTB merupakan sekolah tinggi yang dituju di Bandung, terbukti pada tahun ini ( 2018 ) SST Bandung menerima 1250 mahasiswa dengan 75% mahasiswanya dari Jawa Barat dan 25% berasal dari pulau Sumatera, Bali, Sulawesi, Kalimantan, Papua bahkan dari luar negeri sepeti Malaysia, Qatar dan Timor Leste.


Pada acara wisuda kemarin, Ketua STTB, Bapak Muchammad Naseer, S.Kom, M.T. menyampaikan bahwa STTB memiliki 120 dosen pengajar yang terdiri dari 96% S2 yang juga menargetkan 77% nya nanti di tahun 2019 akan berstatus S3 sehingga mendukung STTB menjadi lembaga pendidikan yang berstandar internasional. Bapak M. Naseer juga menambahkan bahwa mahasiswa STTB memiliki prestasi yang baik, saat ini beberapa mahasiswa tengah mengikuti program internship di Taiwan dengan gaji rata – rata 4-6 kali UMR Bandung, selain itu lulusannya berkesempatan untuk bekerja di tempat internship dengan status pegawai tetap.

Selain acara wisuda yang digelar dari pukul 07.30 – 13.00 WIB ini, pada kesempatan kali ini dilakukan juga penandatanganan MOU dengan beberapa lembaga di antaranya adalah PT POS, Bank Sampah Bersinar, Universitas Nasional PASIM, PT SLU, CMYK, dan HUNGCHI TAIWAN.

Tak butuh waktu lama untuk alumni agar produktif, hanya 45 hari saja atau sebulan setengah dan para sarjana ini sudah meniti karir. Ini diperkuat karena hubungan STTB dengan beberapa industri, tingginya permintaan tenaga ahli dari industri kepada STTB kian meningkat bahkan beberapa diantaranya langsung mendatangi STTB.

Sebagai informasi, di bulan Oktober 2018 lalu, STTB mengantongi penghargaan berkat produk yang diberi nama Smart Kitchen System ini berhasil lolos dalam program Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi Perguruan Tinggi 2018.

Pada acara wisuda ini diumumkan juga, wisudawan terbaik dari program studi Informatika diraih oleh Iin Indrayani, S.Kom. Sedangkan wisudawan terbaik dari program Studi Teknik Industri dipegang oleh Srikanti Astuti, S.T.

Jika kita mengikuti akun media sosial STTB ( @sttbandung), kita juga bisa menemukan prestasi lain yang juga diraih oleh mahasiswa STTB, diantaranya adalah Tina Sri Handayani, yang berhasil meraih medali emas di cabang olahraga (cabor) lari 200 meter, medali perak di cabor lompat jauh, serta medali perunggu pada cabor lari 100 meter dalam event Paralimpik Daerah (PEPARDA) V 2018. Kejuaraan ini diselenggarakan di Bogor.

Mengikuti acaranya lewat Instagram live saat acara, ditampilkan juga paduan suara mahasiswa dan penampilan UKM  dan angklung STTB, selain itu ada pula sambutan Ketua Yayasan, Bapak Dadang Hermawan, serta orasi ilmiah yang disampaikan oleh Dr. Cyrille SCHWOB, APAC Head of Research & Technology Development at Airbus yang berkantor di Singapura.

Pada tahun 2022 mendatang, disampaikan juga bahwa STTB berharap mampu menjadi institut atau universitas.

Wah bangga sekali saya sebagai warga Bandung, di Bandung ada STTB yang mencetak sarjana – sarjana unggul berdaya saing tinggi.

Selamat ya untuk para sarjana STTB, sukses meniti karir !

6 Komentar

    1. Author

      Banget mbaaak

Tinggalkan Balasan